-----------------------

 

Bukan Sekadar Mengirim Bantuan, Menhan Sjafrie Ikut Terbang Bersama Logistik untuk Warga NTT

- Writer

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ada pemandangan berbeda dalam perjalanan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026). Di dalam pesawat angkut A400M TNI AU, Menhan terlihat terbang bersama berbagai logistik kemanusiaan yang dibawa untuk masyarakat terdampak gempa.

Perjalanan tersebut dilakukan langsung setelah Sjafrie mengikuti rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dalam rangka HUT Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Seusai upacara, Menhan bertolak menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo, untuk meninjau langsung penanganan dampak gempa sekaligus memastikan bantuan dapat segera menjangkau masyarakat.

Dalam penerbangan tersebut, A400M TNI AU membawa sekitar 20,9 ton muatan bantuan kemanusiaan beserta palet. Bantuan itu terdiri dari 25 set tenda, 484 velbed, 15 set Starlink, 700 paket makanan siap saji, 500 dus susu cair, 10 set solar cell, 35 kelambu lapangan, 101 matras, 1.480 selimut, dua unit alat reverse osmosis (RO), serta 18 koli obat-obatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan tambahan juga mencakup mi instan, bubur bayi, popok bayi, dan pembalut. Sebelumnya, sejumlah bantuan Kemhan telah lebih dahulu diberangkatkan menuju Maumere dan Labuan Bajo berupa makanan siap saji, tenda peleton, selimut, penjernih air, alat komunikasi HT, serta senter.

Baca Juga :  Bawaslu Balikpapan Minta Paslon Taati Aturan Kampanye

Momen Menhan terbang bersama muatan logistik tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat respons terhadap masyarakat terdampak bencana. Tidak hanya mengirimkan bantuan dari Jakarta, Sjafrie turut menuju langsung wilayah terdampak untuk melihat kondisi di lapangan.

Setibanya di NTT, Menhan melanjutkan peninjauan menuju Kabupaten Nagekeo yang berada dekat dengan episentrum gempa. Peninjauan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan mendesak masyarakat sekaligus memastikan dukungan TNI dan bantuan pemerintah dapat menjangkau daerah terdampak secara cepat dan tepat sasaran.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Sjafrie juga meninjau Yonif TP 834/Wakanga Mere di Kabupaten Nagekeo, jajaran Brigif 21/Komodo, Kodam IX/Udayana. Menhan menerima paparan dari Danyonif TP 834/Wakanga Mere Letkol Inf Bony Prima mengenai situasi wilayah dan dukungan satuan dalam penanganan bencana.

Kehadiran Menhan di wilayah terdampak menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat respons darurat sekaligus mengoptimalkan peran TNI dalam membantu BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana.

TNI telah mengerahkan personel dan berbagai kemampuan pendukung di sejumlah wilayah terdampak di Flores. Dukungan tersebut meliputi operasi pencarian dan evakuasi, pelayanan kesehatan, pendirian tenda dan dapur lapangan, pembukaan akses, hingga distribusi logistik melalui jalur darat, laut, dan udara.

Baca Juga :  Prabowo dan Gibran Resmi Menjabat Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2024 - 2029

Pengerahan pesawat angkut, helikopter, unsur laut, fasilitas kesehatan lapangan, dukungan komunikasi, serta logistik TNI juga diarahkan untuk membantu menjangkau daerah yang sulit diakses dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Menhan menekankan pentingnya kecepatan, koordinasi, dan keberlanjutan dukungan bagi masyarakat terdampak. Penanganan bencana diharapkan tidak hanya cepat, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat di setiap wilayah.

Kunjungan tersebut menghadirkan potret tersendiri di tengah momentum Hari Kemerdekaan. Seusai mengikuti Upacara HUT Ke-81 RI di Jakarta, Menhan langsung bertolak ke NTT dengan terbang bersama puluhan ton logistik bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa.

Momentum itu sekaligus memperlihatkan semangat kemerdekaan melalui kerja nyata dan gotong royong, dengan pemerintah hadir langsung bersama masyarakat yang tengah menghadapi bencana.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Kabaloghan Kemhan, Kabacadnas Kemhan, serta Pangdam IX/Udayana.

Berita Terkait

Menhan Sjafrie Temui Keluarga Korban Gempa NTT, Sampaikan Belasungkawa dari Presiden
TNI AL Luruskan Isu Latihan dengan China: Tradisi Naval Brotherhood, Bukan Latihan Tempur
Debut di 17 Agustus, Rafale Jadi Simbol Kebanggaan dan Modernisasi TNI AU
Perkara Satelit Rp306 Miliar, Said Didu Angkat Perbedaan Waktu Pengadaan dan Masa Jabatan Sjafrie
KKB Menyerang Saat Pekerja Beristirahat, TNI Kerahkan Personel untuk Perlindungan dan Pencarian
Setelah Menanti Sejak 2018, Pegawai Kemenhan dan Prajurit TNI Terima Kenaikan Tukin
Publik Diminta Cermat Sikapi Narasi yang Kaitkan Menhan dengan Barang Bukti Sitaan
Kemhan Kedepankan Musyawarah dalam Penyelesaian Insiden Kendaraan Dinas dan Ojol
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Menhan Sjafrie Temui Keluarga Korban Gempa NTT, Sampaikan Belasungkawa dari Presiden

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Bukan Sekadar Mengirim Bantuan, Menhan Sjafrie Ikut Terbang Bersama Logistik untuk Warga NTT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:44 WIB

TNI AL Luruskan Isu Latihan dengan China: Tradisi Naval Brotherhood, Bukan Latihan Tempur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Debut di 17 Agustus, Rafale Jadi Simbol Kebanggaan dan Modernisasi TNI AU

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Perkara Satelit Rp306 Miliar, Said Didu Angkat Perbedaan Waktu Pengadaan dan Masa Jabatan Sjafrie

Berita Terbaru