-----------------------

 

100 Lebih Rumah Tidak Layak Huni di Balikpapan Akan Diperbaiki Berkat Program Pemkot

- Writer

Jumat, 6 September 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Balikpapan menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Pada tahun 2024, sebanyak 135 rumah yang dinyatakan tidak layak huni akan mendapatkan perhatian khusus untuk diperbaiki. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Balikpapan dalam memastikan bahwa seluruh warganya dapat tinggal di rumah yang layak.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, Rafiuddin, mengungkapkan, “Insyaallah untuk tahun ini, ada sebanyak 135 rumah yang tidak layak huni yang akan kita perbaiki, agar nantinya rumah tersebut layak untuk dihuni.” Harapan ini disampaikan dalam wawancara yang berlangsung pada Selasa, 3 September 2024.

Program perbaikan ini akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024 dengan total anggaran lebih dari Rp3 miliar. Setiap rumah yang diperbaiki akan mendapatkan bantuan berupa bahan material senilai Rp22,5 juta dan upah pengerjaan sebesar Rp2,5 juta. Total anggaran per rumah mencapai Rp25 juta. Ini merupakan langkah signifikan dari Pemkot Balikpapan dalam membantu warga yang tidak mampu membayar upah pengerjaan rumah mereka.

kursus youtuber

Rafiuddin menambahkan, tahun ini terdapat perbedaan dibandingkan dengan program serupa di tahun-tahun sebelumnya. “Memang untuk tahun ini, ada perbedaan dengan tahun sebelumnya. Di mana tahun ini, perbaikan rumah tidak layak huni mendapatkan upah pengerjaan untuk rumah yang akan dilakukan perbaikan, sedangkan tahun sebelumnya tidak ada,” ujarnya. Penambahan anggaran upah pengerjaan ini merupakan usulan langsung dari Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, yang menyadari bahwa tidak semua warga mampu menanggung biaya upah pekerja meski sudah diberikan material.

Baca Juga :  Rahmad Mas'ud dan Rudy Mas'ud Silaturahmi Menemui Warga Balikpapan Kota

Wali Kota Rahmad Mas’ud menekankan pentingnya program ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya tambahan anggaran untuk upah pengerjaan, warga yang kurang mampu tidak perlu khawatir tentang biaya tambahan dalam proses perbaikan rumah mereka. Ini merupakan bagian dari komitmen Rahmad Mas’ud untuk memastikan setiap warga Balikpapan dapat tinggal di rumah yang layak dan nyaman.

Program perbaikan rumah tidak layak huni ini diharapkan dapat selesai sebelum akhir tahun 2024, sehingga seluruh 135 rumah dapat segera dinikmati oleh warga. Inisiatif ini mencerminkan dedikasi Pemerintah Kota Balikpapan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakatnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Balikpapan menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan warganya dan berkomitmen untuk memberikan lingkungan yang lebih baik dan lebih layak untuk tinggal.

Berita Terkait

BMKG Tegaskan Fenomena Kabut Asap di Balikpapan Tidak Mengganggu Penerbangan dan Pelayaran
Sejarah Baru! Kapal Induk Pertama Indonesia Akhirnya Tiba di Tanah Air
Momen Menhan Sjafrie Cek 3 Chinook Jepang yang Dikerahkan Bantu Tangani Karhutla
Mobil Dinas Dipakai Transaksi Narkoba, Kadis di Balikpapan Dipanggil Kepolisian
Tak Hanya Kirim Bantuan, Prajurit Yonif TP 834/MW Temani Warga Melewati Malam Pascagempa
Menhan Sjafrie Temui Keluarga Korban Gempa NTT, Sampaikan Belasungkawa dari Presiden
Bukan Sekadar Mengirim Bantuan, Menhan Sjafrie Ikut Terbang Bersama Logistik untuk Warga NTT
TNI AL Luruskan Isu Latihan dengan China: Tradisi Naval Brotherhood, Bukan Latihan Tempur
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:02 WIB

BMKG Tegaskan Fenomena Kabut Asap di Balikpapan Tidak Mengganggu Penerbangan dan Pelayaran

Kamis, 17 September 2026 - 19:43 WIB

Sejarah Baru! Kapal Induk Pertama Indonesia Akhirnya Tiba di Tanah Air

Jumat, 11 September 2026 - 11:25 WIB

Mobil Dinas Dipakai Transaksi Narkoba, Kadis di Balikpapan Dipanggil Kepolisian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Tak Hanya Kirim Bantuan, Prajurit Yonif TP 834/MW Temani Warga Melewati Malam Pascagempa

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Menhan Sjafrie Temui Keluarga Korban Gempa NTT, Sampaikan Belasungkawa dari Presiden

Berita Terbaru