-----------------------

 

Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo Miliki Keunggulan Rekam Jejak Nyata di Pilkada 2024

- Writer

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan incumbent pada Pawali Pilkada Balikpapan 2024 yang berada di posisi nomor urut 1 yaitu Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo memiliki keunggulan sebagai kandidat yang mempunyai rekam jejak nyata.

Alwi Al-Qadri sebagai timses Rahmad-Bagus menyatakan bahwa rekam jejak ini akan menjadi modal utama dan keunggulan yang tidak dimiliki oleh paslon politik lainnya.

Dan yang membedakannya sendiri adalah popularitas dan hasil pencapaian nyata yang telah dirasakan masyarakat yaitu dengan beberapa program yang telah diusungnya beberapanya yaitu seperti program BPJS gratis yang diberikan kepada lebih dari 200 ribu warga Balikpapan. Program ini sangat berdampak langsung untuk kesejahteraan warga terutama kalangan menengah ke bawah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam bidang pendidikan beliau sendiri sudah memberikan program seragam sekola gratis dan berhasil mendirikan dua sekolah baru di Balikpapan Barat tak lupa pembangunan proyek rumah sakit di dua wilayah yang selama ini membutuhkan sekali layanan kesehatan yaitu di Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur.

Baca Juga :  Wali Kota Balikpapan Buka Job Market Fair 2024 sebagai Komitmen Mengentaskan Kemiskinan

ytbschool.com

Bahkan Rahmad Mas’ud juga menegaskan bahwa menjadi pejabat tidak untuk mencari tetapi dapat berkontribusi dan mengabdi untuk Balikpapan.

Tradisi Dua Periode: Apakah Akan Berlanjut?
Kota Balikpapan memiliki kebiasaan di mana wali kota biasanya menjabat selama dua periode. Kebiasaan ini telah ada sejak lama dan Pilkada 2024 akan menjadi momen penting untuk melihat apakah tradisi ini akan terus berlanjut dengan terpilihnya kembali Rahmad Mas’ud.

Dengan dukungan dari koalisi besar yang dikenal sebagai “koalisi gemuk” yang terdiri dari partai-partai besar seperti Golkar, Gerindra, PKB, P3, Hanura, dan NasDem, Rahmad Mas’ud memiliki kekuatan politik yang solid untuk mempertahankan jabatannya.

Alwi menyatakan bahwa “koalisi gemuk” ini memiliki peran penting dalam mendukung Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo. Partai-partai tersebut telah bekerja sama untuk memastikan bahwa mesin politik berfungsi dengan baik dalam mengumpulkan dukungan dari berbagai kalangan masyarakat.

Penantang Menawarkan Harapan Tanpa Bukti
Di sisi lain Alwi juga menyoroti perbedaan dalam strategi kampanye antara petahana dan para pesaingnya. Menurutnya para penantang cenderung menawarkan harapan dan janji-janji perubahan tanpa memiliki rekam jejak yang jelas.

Baca Juga :  Apresiasi Pembinaan Lembaga Dalam Pengutamaan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara

Alwi mengingatkan bahwa Balikpapan membutuhkan pemimpin yang tidak hanya berbicara tetapi juga memiliki bukti nyata. Ia berpendapat bahwa pemilih yang cerdas akan memilih pemimpin yang telah terbukti mampu bekerja untuk masyarakat, bukan sekadar mengumbar janji tanpa bukti.

ytbschool

Pilkada 2024 juga akan menjadi arena penting bagi suara pemilih muda. Alwi menekankan bahwa suara pemilih muda sangat signifikan dan mereka cenderung lebih kritis serta cerdas dalam memilih pemimpin.

Oleh karena itu tim pemenangan Rahmad Mas’ud berfokus pada pendekatan yang lebih substansial dengan menekankan pencapaian konkret yang telah diraih selama masa jabatannya.

Pemilih muda terutama di kalangan mahasiswa disebut Alwi sebagai kelompok yang lebih memilih berdasarkan bukti nyata daripada janji politik belaka. Dalam konteks ini, Rahmad Mas’ud memiliki keunggulan karena pencapaian-pencapaiannya dapat diukur dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Berita Terkait

BMKG Tegaskan Fenomena Kabut Asap di Balikpapan Tidak Mengganggu Penerbangan dan Pelayaran
Sejarah Baru! Kapal Induk Pertama Indonesia Akhirnya Tiba di Tanah Air
Mobil Dinas Dipakai Transaksi Narkoba, Kadis di Balikpapan Dipanggil Kepolisian
Tak Hanya Kirim Bantuan, Prajurit Yonif TP 834/MW Temani Warga Melewati Malam Pascagempa
Menhan Sjafrie Temui Keluarga Korban Gempa NTT, Sampaikan Belasungkawa dari Presiden
TNI AL Luruskan Isu Latihan dengan China: Tradisi Naval Brotherhood, Bukan Latihan Tempur
Debut di 17 Agustus, Rafale Jadi Simbol Kebanggaan dan Modernisasi TNI AU
Pelarian Korban Ungkap Kasus Pasutri Aniaya Anak Angkat di Balikpapan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:02 WIB

BMKG Tegaskan Fenomena Kabut Asap di Balikpapan Tidak Mengganggu Penerbangan dan Pelayaran

Kamis, 17 September 2026 - 19:43 WIB

Sejarah Baru! Kapal Induk Pertama Indonesia Akhirnya Tiba di Tanah Air

Jumat, 11 September 2026 - 11:25 WIB

Mobil Dinas Dipakai Transaksi Narkoba, Kadis di Balikpapan Dipanggil Kepolisian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Tak Hanya Kirim Bantuan, Prajurit Yonif TP 834/MW Temani Warga Melewati Malam Pascagempa

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Menhan Sjafrie Temui Keluarga Korban Gempa NTT, Sampaikan Belasungkawa dari Presiden

Berita Terbaru