-----------------------

 

Olokan Gus Miftah ke Tukang Es Teh Terdengar Sampai Presiden

- Writer

Senin, 9 Desember 2024 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Miftah seorang penceramah terkenal di Indonesia dan Utusan Khusus Presiden untuk Toleransi Agama tengah menjadi sorotan setelah video yang menunjukkan olokan Gus Miftah ke tukang es teh yaitu Bapak Sun Haji pada saat acara pengajian viral di media sosial. 

Dalam video tersebut Gus Miftah melontarkan candaan yang dianggap merendahkan dengan kalimat pedas seperti “goblok” yang mengundang reaksi negatif dari publik.

Reaksi Publik dan Media Sosial

Video ini memicu kemarahan di berbagai platform media sosial. Banyak orang mengecam sikap Gus Miftah menganggap perilakunya tidak sesuai dengan nilai yang diharapkan dari seorang pemimpin agama. 

Hashtag seperti “#boikotmiftah” dan “#pecatmiftah” pun menjadi tren menandakan desakan agar ia dicopot dari jabatannya.

Petisi untuk memecat Gus Miftah dari posisinya sebagai utusan khusus presiden berhasil mengumpulkan lebih dari 318.000 tanda tangan dalam waktu singkat. 

Berbagai tokoh masyarakat dan pejabat juga ikut mengkritik dan meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi posisinya.

Permohonan Maaf dan Mundur 

Menanggapi tekanan publik maka akhirnya meminta maaf secara publik tentang olokan Gus Miftah yaitu saya sendiri kepada Bapak Sun Haji. Ia juga mengunjungi penjual es tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung. 

Baca Juga :  Ingin Viral Di Sosial Media? Aplikasi Ini Jadi Jawabannya!

Namun karena video tersebut telah menyebar luas maka Gus Miftah memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai utusan khusus presiden.

Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran dirinya dan mengapresiasi tindakannya dan menunjukkan bahwa situasi ini ditangani dengan serius oleh pemerintah.

Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya perilaku etis dari tokoh publik terutama pemimpin agama. 

Kejadian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin vokal dalam menuntut akuntabilitas dari para pemimpin mereka serta menegaskan nilai-nilai penghormatan dan toleransi bagi semua warga negara tanpa memandang status sosial atau profesi.

Berita Terkait

Pakaian Dinas Upacara TNI Tampil Baru, Padukan Filosofi Budaya dan Identitas Tiga Matra
DP3AKB Catat Kasus Kekerasan Anak di Balikpapan Naik 5 Persen, Didominasi Korban Perempuan
Bidpropam Polda Kaltim Periksa Oknum Polisi Diduga Aniaya Perempuan di Balikpapan
Pemkot Balikpapan Kaji Relokasi Pipa Gas demi Percepatan Proyek Pengendalian Banjir di Balikpapan
Panggung ASEAN Ada di Indonesia! ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka
Sejarah Baru! Kapal Induk Pertama Indonesia Akhirnya Tiba di Tanah Air
Polisi Buru Tersangka Korupsi Rp 2 Miliar, Mantan Bendahara DPRD Balikpapan Jadi DPO
Tak Hanya Kirim Bantuan, Prajurit Yonif TP 834/MW Temani Warga Melewati Malam Pascagempa
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:28 WIB

DP3AKB Catat Kasus Kekerasan Anak di Balikpapan Naik 5 Persen, Didominasi Korban Perempuan

Selasa, 29 September 2026 - 11:57 WIB

Bidpropam Polda Kaltim Periksa Oknum Polisi Diduga Aniaya Perempuan di Balikpapan

Senin, 28 September 2026 - 11:44 WIB

Pemkot Balikpapan Kaji Relokasi Pipa Gas demi Percepatan Proyek Pengendalian Banjir di Balikpapan

Jumat, 25 September 2026 - 22:00 WIB

Panggung ASEAN Ada di Indonesia! ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 17 September 2026 - 19:43 WIB

Sejarah Baru! Kapal Induk Pertama Indonesia Akhirnya Tiba di Tanah Air

Berita Terbaru

Uncategorized

Melihat Posko HG, Basecamp Ojol di Samping Studio Deddy Corbuzier

Kamis, 8 Okt 2026 - 02:05 WIB