Dunia maya dan warga Kota Beriman dikejutkan oleh pengungkapan kasus kekerasan dalam rumah tangga yang sangat memprihatinkan setelah sepasang suami istri berinisial AS dan ML dilaporkan ke pihak berwajib. Kasus Pasutri Aniaya Anak Angkat ini mulai terkuak saat korban, seorang perempuan muda berinisial KH, ditemukan warga dalam kondisi lemas dan mengalami luka bakar serius di kawasan Pasar Baru. Warga yang merasa iba segera memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya aparat kepolisian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara dan kemudian dirujuk ke RSUD Balikpapan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Baca Juga : Angka Kecelakaan Menurun Selama Sepekan Operasi Keselamatan Mahakam
Kisah pilu di balik kasus Pasutri Aniaya Anak Angkat ini ternyata sudah berlangsung selama satu dekade, di mana korban diduga mulai mengalami perlakuan kasar sejak usia sebelas tahun. Pihak keluarga kandung menjelaskan bahwa awalnya korban dititipkan kepada pasangan tersebut karena alasan kesehatan dan kebutuhan perawatan. Namun, bukannya mendapatkan kasih sayang, korban justru diperlakukan layaknya pembantu rumah tangga dan dipaksa bekerja terus-menerus hingga pendidikannya terputus di jenjang sekolah menengah pertama. Puncak kekejaman terjadi saat waktu Magrib, di mana korban diduga disiram air panas hingga mengalami luka bakar parah di bagian wajah, lengan, dan kaki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi terkini korban sangat memprihatinkan dengan balutan perban tebal yang menutupi hampir seluruh bagian kepala dan wajah guna menutupi luka permanen akibat siraman air panas tersebut. Pelarian nekat yang dilakukan KH saat menahan rasa sakit luar biasa menjadi kunci utama terbongkarnya kekejaman yang selama ini tersembunyi di balik dinding rumah di kawasan Jalan Bukit. Pihak keluarga kandung yang baru mengetahui kejadian ini dua hari setelah korban dirawat di rumah sakit merasa sangat menyesal dan segera mengambil langkah hukum agar para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan tidak manusiawi tersebut.
Baca Juga : Tingkatkan Like, Comment, dan Share Facebook Reels bersama ClipperVideo.id
Saat ini, Polresta Balikpapan telah secara resmi menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengusut tuntas motif serta rentetan kekerasan yang dilakukan oleh pasangan suami istri tersebut. Tim identifikasi tengah mengumpulkan berbagai alat bukti serta memeriksa sejumlah saksi guna memperkuat konstruksi hukum dalam kasus Pasutri Aniaya Anak Angkat ini. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara serius mengingat dampak fisik dan psikis yang sangat mendalam bagi korban yang telah kehilangan masa mudanya akibat tekanan dan kekerasan yang dialaminya selama bertahun-tahun.









