-----------------------

 

Proyek Rp136 Miliar Dipertanyakan, Kawasan MT Haryono Dilanda Banjir Lagi

- Writer

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan MT Haryono dilanda banjir kembali pada Selasa (3/2/2026) setelah hujan deras mengguyur Kota Balikpapan. Fenomena berulang ini memicu reaksi keras dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, mengingat anggaran fantastis yang telah dikucurkan pemerintah kota untuk penanganan masalah tersebut.

Baca Juga : Jokowi Resmikan Jembatan Pulau Balang dengan Motor Bersama Influencer dan Artis

Meskipun dana sebesar Rp136 miliar telah dialokasikan untuk proyek normalisasi, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa sistem drainase di jalur utama tersebut belum mampu membendung debit air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perencanaan Teknis Diduga Bermasalah

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, menyoroti adanya ketidaksesuaian antara besarnya anggaran dengan hasil yang dirasakan masyarakat. Ia menilai, fakta bahwa jalan MT Haryono dilanda banjir setiap kali hujan turun adalah bukti nyata adanya kegagalan dalam eksekusi proyek.

Baca Juga :  Berikut Daftar Nama Menteri dan Kabinet Merah Putih Prabowo Gibran 2024 - 2029

“MT Haryono ini kan memang setiap hujan selalu banjir. Padahal sudah dikasih anggaran Rp136 miliar, tapi hasilnya masih seperti ini. Artinya, ada yang salah dalam pelaksanaannya,” ujar Budiono pada Rabu (4/2/2026).

Menurut Budiono, tanggung jawab teknis sepenuhnya berada di tangan dinas terkait. DPRD telah menjalankan fungsinya dalam menyetujui anggaran berdasarkan kajian dan Detail Engineering Design (DED) yang diajukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Estetika vs Substansi Penanganan Banjir

Salah satu poin krusial yang disorot adalah fokus pengerjaan proyek. DPRD menduga pengerjaan di lapangan lebih menonjolkan keindahan kota daripada penyelesaian masalah inti, yaitu aliran air.

Baca Juga :  Jumlah kunjungan wisatawan ke Balikpapan Melonjak hingga 43 Persen

“Seharusnya perencanaannya fokus bagaimana mengatasi banjirnya. Jangan sampai hanya memperbaiki tampilan atau estetika di atasnya saja, tapi persoalan banjirnya tetap tidak selesai,” tegas Budiono.

Baca Juga : Tingkatkan Like, Comment, dan Share Facebook Reels bersama ClipperVideo.id

DPRD mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kajian teknis yang digunakan. Jika perencanaan tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan anggaran ratusan miliar tersebut akan terbuang sia-sia sementara warga terus menderita setiap kali MT Haryono dilanda banjir.

Berita Terkait

Dari Olahraga hingga Budaya, Indonesia Unjuk Identitas di Panggung ASEAN Cup 2026
Panggung ASEAN Ada di Indonesia! ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka
Dari Timor Leste hingga Papua, Patroli Berkuda Bisa Jadi Solusi Jaga Perbatasan
Pipa Jaringan Gas Hambat Proyek Pengendalian Banjir di Balikpapan, Pemkot Lakukan Koordinasi
Tengah Malam Dapat Kabar Emas, Presiden Prabowo Langsung Telepon dan Ucapkan Terima Kasih
Dampak Kabut Asap, DKK Balikpapan Siapkan Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga Layani Warga
Suara Ledakan Warnai Insiden Kebakaran Permukiman Padat di Balikpapan
Pemkot Balikpapan Proses 15 Perumahan Terlantar di Balikpapan Jadi Aset Daerah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:01 WIB

Dari Olahraga hingga Budaya, Indonesia Unjuk Identitas di Panggung ASEAN Cup 2026

Jumat, 25 September 2026 - 22:00 WIB

Panggung ASEAN Ada di Indonesia! ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 25 September 2026 - 17:44 WIB

Dari Timor Leste hingga Papua, Patroli Berkuda Bisa Jadi Solusi Jaga Perbatasan

Jumat, 25 September 2026 - 10:45 WIB

Pipa Jaringan Gas Hambat Proyek Pengendalian Banjir di Balikpapan, Pemkot Lakukan Koordinasi

Jumat, 25 September 2026 - 00:45 WIB

Tengah Malam Dapat Kabar Emas, Presiden Prabowo Langsung Telepon dan Ucapkan Terima Kasih

Berita Terbaru

Nasional

Panggung ASEAN Ada di Indonesia! ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:00 WIB