-----------------------

 

Sampah Capai 9 Ton Setiap Hari, DLH Balikpapan Siapkan Petugas Kebersihan

- Writer

Jumat, 11 April 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah di tepi pantai Balikpapan tidak hanya menjadi masalah kebersihan, tetapi juga merupakan ancaman serius bagi lingkungan dan ekosistem laut. Setiap harinya, antara 6 ton hingga 9 ton sampah terdampar di pantai, bahkan jumlah tersebut dapat meningkat saat terjadi angin selatan dan pasang air.

Yang mencolok, banyak sampah yang berasal bukan hanya dari penduduk sekitar pesisir, tetapi juga kiriman dari laut yang terbawa ombak dan arus.

“Ketika air surut, sampah-sampah itu tertinggal dan mencemari kawasan pantai,” kata Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana kepada wartawan, pada Kamis (10/4/2025).

Menyikapi situasi ini, DLH Balikpapan menambah jumlah petugas kebersihan, khususnya di Balikpapan Barat (Balbar) yang dikenal sebagai area padat permukiman di atas air.

DLH Balikpapan

Sebanyak 20 petugas tambahan ditugaskan, di luar dari 60 petugas yang telah dikerahkan di 10 kelurahan pesisir lainnya.

Namun, DLH Balikpapan menyadari bahwa peningkatan jumlah petugas tidak akan menjadi solusi jangka panjang jika perilaku masyarakat tetap sama. Sudirman menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami dapat membersihkan pantai yang memiliki daratan, tetapi jika sampah terus berdatangan dari darat atau laut, semua usaha itu sia-sia. Masyarakat perlu sadar, karena segala sampah dari pegunungan dan kota akan mengalir ke laut ketika hujan,” jelasnya.

Baca Juga :  Relawan Jawa Memberikan Dukungan untuk Paslon 01 di Pilkada Balikpapan 2024

Dia juga mengakui bahwa volume sampah tidak banyak mengalami perubahan setiap tahunnya. Namun, jika tidak ditangani bersama, dampaknya akan semakin besar, seperti peningkatan pencemaran, kerusakan habitat laut, hingga ancaman banjir akibat saluran yang terhambat.

“Dinas Lingkungan Hidup berharap masyarakat mulai peduli dengan cara sederhana, yakni tidak membuang sampah sembarangan. Karena menjaga lingkungan adalah tugas bersama, bukan hanya petugas kebersihan semata,” tambahnya.

Berita Terkait

Dari Olahraga hingga Budaya, Indonesia Unjuk Identitas di Panggung ASEAN Cup 2026
Panggung ASEAN Ada di Indonesia! ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka
Dari Timor Leste hingga Papua, Patroli Berkuda Bisa Jadi Solusi Jaga Perbatasan
Pipa Jaringan Gas Hambat Proyek Pengendalian Banjir di Balikpapan, Pemkot Lakukan Koordinasi
Tengah Malam Dapat Kabar Emas, Presiden Prabowo Langsung Telepon dan Ucapkan Terima Kasih
Dampak Kabut Asap, DKK Balikpapan Siapkan Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga Layani Warga
Pemkot Balikpapan Proses 15 Perumahan Terlantar di Balikpapan Jadi Aset Daerah
BMKG Tegaskan Fenomena Kabut Asap di Balikpapan Tidak Mengganggu Penerbangan dan Pelayaran
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:01 WIB

Dari Olahraga hingga Budaya, Indonesia Unjuk Identitas di Panggung ASEAN Cup 2026

Jumat, 25 September 2026 - 22:00 WIB

Panggung ASEAN Ada di Indonesia! ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 25 September 2026 - 17:44 WIB

Dari Timor Leste hingga Papua, Patroli Berkuda Bisa Jadi Solusi Jaga Perbatasan

Jumat, 25 September 2026 - 10:45 WIB

Pipa Jaringan Gas Hambat Proyek Pengendalian Banjir di Balikpapan, Pemkot Lakukan Koordinasi

Jumat, 25 September 2026 - 00:45 WIB

Tengah Malam Dapat Kabar Emas, Presiden Prabowo Langsung Telepon dan Ucapkan Terima Kasih

Berita Terbaru

Nasional

Panggung ASEAN Ada di Indonesia! ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:00 WIB