-----------------------

 

Disebut Singapuranya Indonesia, Balikpapan Tawarkan Depo Kontainer 11,5 Hektare di Mahakam Investment Forum 2026

- Writer

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyebut Balikpapan sebagai Singapuranya Indonesia di hadapan duta besar dan delegasi dagang. Pernyataan itu mengemuka dalam rangkaian Mahakam Investment Forum 2026, forum yang mempertemukan pemerintah daerah dengan calon investor dan mitra dagang dari berbagai negara.

Julukan tersebut bukan sekadar pujian. Menurut Rudy Mas’ud, Balikpapan memiliki modal kuat untuk menjadi pusat logistik dan industri di Kalimantan Timur. Kilang dengan kapasitas 360 ribu barel per hari dan pelabuhan laut internasional yang melayani arus barang dari dan ke luar daerah menopang kota ini.

Dua modal itu menjadi fondasi utama dalam tawaran investasi Balikpapan. Kilang memberi peran strategis bagi kota ini dalam rantai energi nasional. Sementara itu, pelabuhan laut internasional membuka jalur distribusi yang lebih luas bagi pelaku usaha, termasuk usaha yang ingin menjangkau pasar di luar Kalimantan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, posisi Balikpapan juga semakin penting karena kedekatannya dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Arus barang, jasa, dan tenaga kerja yang bergerak menuju kawasan IKN membutuhkan simpul logistik yang tertata. Balikpapan menawarkan diri untuk mengisi peran tersebut, bukan hanya sebagai kota transit, tetapi sebagai pusat layanan yang terintegrasi.

Mahakam Investment Forum 2026 Jadi Etalase Balikpapan

Mahakam Investment Forum 2026 menjadi etalase bagi Balikpapan untuk menunjukkan kesiapannya kepada investor. Dalam forum tersebut, pemerintah kota tidak hanya memaparkan potensi umum, tetapi juga membawa proyek yang sudah terpetakan dan siap ditawarkan kepada mitra.

Baca Juga :  Peduli Korban Gempa Flores, Deddy Corbuzier Bersama Rumah Zakat Distribusikan Makanan Pokok

Pendekatan ini penting karena investor membutuhkan kepastian sejak awal. Mereka perlu mengetahui lokasi proyek, status lahan, dan keterhubungan proyek dengan jaringan transportasi yang ada. Karena itu, calon investor cenderung lebih mudah menindaklanjuti tawaran yang konkret daripada sekadar gambaran potensi daerah.

Forum ini juga memberi ruang dialog langsung antara pemerintah daerah dan delegasi dagang. Melalui dialog tersebut, calon investor dapat menyampaikan kebutuhan mereka, sedangkan pemerintah daerah dapat menjelaskan dukungan yang tersedia. Dengan cara ini, kedua pihak bisa mengukur kesesuaian proyek sebelum melangkah ke tahap yang lebih jauh.

Depo Kontainer Terintegrasi 11,5 Hektare

Salah satu tawaran utama datang dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan. Dishub menawarkan proyek depo kontainer terintegrasi seluas 11,5 hektare sebagai Investment Project Ready to Offer (IPRO) dalam Mahakam Investment Forum 2026 di Hotel Fugo Samarinda pada 21 Oktober.

Kepala Dishub Kota Balikpapan M Fadli Pathurrahman menjelaskan bahwa lahan proyek tersebut milik Pemerintah Kota Balikpapan. Status lahan ini menjadi nilai tambah karena memberi kejelasan bagi calon investor sejak awal penawaran. Selain itu, tol Balikpapan-Samarinda dan koridor IKN menghubungkan lokasi proyek.

Keterhubungan itu menjadi kunci bagi sebuah depo kontainer. Arus peti kemas membutuhkan akses jalan yang lancar, terutama menuju pelabuhan dan kawasan industri. Dengan dukungan tol Balikpapan-Samarinda, distribusi barang dapat bergerak lebih cepat dan lebih terjadwal.

Baca Juga :  Pembinaan SPBU di Balikpapan Terkait Adanya Dugaan Pengetapan Pertalite

Koridor IKN menambah nilai strategis proyek ini. Kawasan IKN membutuhkan pasokan barang dalam jumlah besar, baik untuk pembangunan maupun untuk kebutuhan sehari-hari setelah kawasan itu beroperasi. Depo kontainer yang terintegrasi dapat membantu mengatur arus tersebut agar lebih tertib dan efisien.

Di sisi lain, proyek ini juga membuka peluang kerja sama jangka panjang. Investor tidak hanya menanamkan modal pada lahan dan fasilitas, tetapi juga dapat terlibat dalam pengelolaan layanan logistik. Pola seperti ini, menurut para pelaku usaha, biasanya memberi manfaat yang lebih berkelanjutan bagi daerah dan investor.

Balikpapan Menuju Pusat Logistik Kalimantan

Jika tawaran ini berlanjut ke tahap realisasi, Balikpapan berpeluang memperkuat posisinya sebagai pusat logistik Kalimantan. Kilang, pelabuhan laut internasional, dan depo kontainer terintegrasi dapat saling melengkapi dalam satu rantai pasok yang lebih kuat.

Namun, peluang tersebut tetap membutuhkan tindak lanjut yang serius. Pemerintah daerah perlu memastikan setiap tahapan berjalan transparan dan terukur, mulai dari penjajakan investor hingga persiapan teknis di lapangan. Dengan begitu, julukan Singapuranya Indonesia tidak berhenti sebagai ungkapan di forum, tetapi proyek nyata benar-benar mewujudkannya.

Mahakam Investment Forum 2026 pun menjadi penanda penting bagi Balikpapan. Forum ini menunjukkan bahwa kota ini siap bersaing merebut investasi, sekaligus siap memikul peran yang lebih besar dalam pembangunan Kalimantan Timur dan kawasan IKN.

Sumber Berita: Mahakam Investment Forum 2026, Kotaku.co.id

Berita Terkait

Pabrik Sawit di Kutai Timur Terbakar, PSGO Alihkan Pengolahan ke Pabrik Lain
ISPA Balikpapan Tertinggi di Kaltim, Akumulasi 91.895 Kasus di Tengah Kepungan Asap
Sidang Lanjutan Gugatan Class Action Karhutla Kalbar Digelar Hari Ini di PN Pontianak
Antrean BBM di Kaltim Belum Terurai, Gubernur Rudy Mas’ud Desak Pertamina Amankan Pasokan
Kualitas Udara Balikpapan Membaik ke Kategori Sedang, Warga Tetap Diimbau Pakai Masker
90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Terganggu Asap Selama Oktober, Total 334 Sejak Agustus
PJJ di Balikpapan Diperpanjang Tanpa Batas Waktu, Kabut Asap Buat Siswa Sulit Fokus Belajar
Terdampak Asap Karhutla, Balita 18 Bulan di Balikpapan Kena Pneumonia
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Disebut Singapuranya Indonesia, Balikpapan Tawarkan Depo Kontainer 11,5 Hektare di Mahakam Investment Forum 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Pabrik Sawit di Kutai Timur Terbakar, PSGO Alihkan Pengolahan ke Pabrik Lain

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:29 WIB

ISPA Balikpapan Tertinggi di Kaltim, Akumulasi 91.895 Kasus di Tengah Kepungan Asap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Sidang Lanjutan Gugatan Class Action Karhutla Kalbar Digelar Hari Ini di PN Pontianak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antrean BBM di Kaltim Belum Terurai, Gubernur Rudy Mas’ud Desak Pertamina Amankan Pasokan

Berita Terbaru