-----------------------

 

Kualitas Udara Balikpapan Membaik ke Kategori Sedang, Warga Tetap Diimbau Pakai Masker

- Writer

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALIKPAPAN, kabarbalikpapan.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memastikan kualitas udara mulai membaik setelah sepekan masuk kategori tidak sehat imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Catatan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sempat menyentuh 170 pada pekan lalu, kini turun ke kategori sedang.

Kepala DLH Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan pemantauan alat Air Quality Monitoring System (AQMS) menunjukkan perbaikan selama dua hari terakhir. Alat tersebut terpasang di dua lokasi dan bertugas selama 24 jam.

"Kami cek dari Minggu 18 Oktober, kualitas udara sudah posisi kategori sedang. Aktivitas masyarakat sudah boleh, tapi masih disarankan tetap memakai masker," kata Sudirman, Senin (19/10/2026).

ISPU Stabil di Angka 69-76

Berdasarkan grafik ISPU PM2.5 pada 18 Oktober 2026, nilai ISPU tercatat 69 pada pukul 06.00 Wita. Nilai tersebut naik menjadi 70 pada pukul 07.00 dan 71 pada pukul 08.00, lalu mencapai 73 pada pukul 09.00.

Selanjutnya ISPU relatif stabil hingga siang, kemudian meningkat menjadi 74 pada pukul 13.00 dan mencapai 76 pada pukul 14.00-17.00 Wita. Artinya, kualitas udara berada dalam kategori sedang dengan tren peningkatan menjelang sore hari.

Baca Juga :  Kemhan Dukung Kebijakan Presiden Prabowo, Pertahanan Nasional Tak Hanya Diukur dari Besaran Anggaran

Hujan dan Angin Membantu

Sudirman menjelaskan, membaiknya kualitas udara dipengaruhi cuaca dan angin serta hujan yang mulai turun. Balikpapan bukan lokasi langsung karhutla; asap yang menyelimuti langit berasal dari daerah sekitar dan terbawa angin.

Pemerintah kota menyesuaikan kebijakan sekolah menyusul membaiknya kualitas udara, termasuk pengaturan jam masuk sekolah. Meski begitu, warga tetap diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk meminimalkan paparan kabut asap, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Sumber Berita: Kotaku, DLH Balikpapan, Ibukota Kini

Berita Terkait

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Terganggu Asap Selama Oktober, Total 334 Sejak Agustus
PJJ di Balikpapan Diperpanjang Tanpa Batas Waktu, Kabut Asap Buat Siswa Sulit Fokus Belajar
Terdampak Asap Karhutla, Balita 18 Bulan di Balikpapan Kena Pneumonia
Antrean BBM Mengular di Kaltim, Warga Balikpapan Ikut Antre Berjam-jam
Karhutla Kepung Tol Balikpapan-Samarinda, 23 Kasus Sejak September
Kabut Asap Pekat Selimuti Balikpapan, Sekolah Daring hingga 16 Oktober
Oditurat Militer Balikpapan dan Kejati Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Perkara Koneksitas
DP3AKB Catat Kasus Kekerasan Anak di Balikpapan Naik 5 Persen, Didominasi Korban Perempuan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kualitas Udara Balikpapan Membaik ke Kategori Sedang, Warga Tetap Diimbau Pakai Masker

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:31 WIB

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Terganggu Asap Selama Oktober, Total 334 Sejak Agustus

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:45 WIB

PJJ di Balikpapan Diperpanjang Tanpa Batas Waktu, Kabut Asap Buat Siswa Sulit Fokus Belajar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Terdampak Asap Karhutla, Balita 18 Bulan di Balikpapan Kena Pneumonia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Antrean BBM Mengular di Kaltim, Warga Balikpapan Ikut Antre Berjam-jam

Berita Terbaru