-----------------------

 

Warga di sekitar Tol Balikpapan ke Ibu Kota Nusantara mengalami banjir

- Writer

Rabu, 16 April 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masalah banjir di area sekitar proyek vital Jalan Tol Balikpapan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) telah menarik perhatian dari Komisi III DPRD Balikpapan.

Warga yang tinggal di Jalan Tepo Km 10 yang tercakup dalam RT 5, 6, dan 62 di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur merasakan dampak dari banjir tersebut.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Halili Adinegara, mengungkapkan bahwa penyebab utama banjir ini adalah kurangnya infrastruktur pendukung yang memadai di daerah pembangunan jalan Tol Balikpapan ke Ibu Kota Nusantara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan secara khusus mengenai tidak adanya sistem drainase yang baik serta bozem untuk menampung air.

Halili berpendapat bahwa bozem atau kolam retensi di sekitar jalur tol sangat penting untuk menahan limpahan air hujan.

Dengan adanya bozem, diharapkan aliran air tidak langsung menggenangi pemukiman warga.

Baca Juga :  6 Fakta Menarik dan Unik Tentang Balikpapan Yang Harus Kamu Tau

Dia juga merekomendasikan agar bozem dibangun di samping jalan tol dan akses untuk warga terdampak sebaiknya dialihkan keluar dari area pagar tol.

“Jika bozem dibangun di sebelah tol dan jalan akses dipindahkan keluar pagar, insya Allah keadaannya akan lebih aman,” ungkap Halili pada Selasa (15/4/2025).

Selain itu, Halili juga memperhatikan desain jalan tol yang melalui terowongan.

allmedsos

Dia menilai bahwa ada kebutuhan mendesak untuk sistem drainase tambahan di bagian atas jalan tersebut.

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari aliran air ke bawah yang bisa menyebabkan banjir di kawasan sekitarnya.

Kekhawatirannya semakin diperparah karena terdapat sebuah sekolah dasar (SD) di lokasi itu yang sering kali terdampak banjir.

Sebagai upaya jangka pendek, Halili mendesak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan untuk segera melakukan pengerukan pada drainase di kedua sisi jalan.

Baca Juga :  Korban Tanah Longsor Di Balikpapan Dalam Pendampingan Petugas

Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan bahwa saluran drainase yang ada telah dipenuhi material sedimen dan lumpur.

“Pengerukan ini mungkin tidak sepenuhnya memecahkan masalah, namun paling tidak dapat mengurangi dampaknya sambil menunggu perbaikan permanen,” tambahnya.

Lebih jauh lagi, Halili mempertanyakan proses perencanaan awal untuk proyek jalan Tol Balikpapan ke Ibu Kota Nusantara, khususnya tentang keberadaan tiang pancang yang didirikan di atas sungai.

Dia menyoroti risiko bagi lingkungan dan kelancaran aliran air yang mungkin terjadi akibat kegiatan konstruksi tersebut.

“Pertanyaan saya adalah, selama pemasangan tiang pancang pertama, apakah tidak ada pengawasan? Ini yang perlu kami bahas dalam pertemuan dengan semua pihak,” ujarnya.

Sebagai tambahan proaktif, Halili berharap agar desain rekayasa detail (DED) untuk perbaikan sistem drainase yang menjadi tanggung jawab pemerintah kota bisa dirampungkan tahun ini.

Berita Terkait

BMKG Tegaskan Fenomena Kabut Asap di Balikpapan Tidak Mengganggu Penerbangan dan Pelayaran
Sejarah Baru! Kapal Induk Pertama Indonesia Akhirnya Tiba di Tanah Air
Momen Menhan Sjafrie Cek 3 Chinook Jepang yang Dikerahkan Bantu Tangani Karhutla
Mobil Dinas Dipakai Transaksi Narkoba, Kadis di Balikpapan Dipanggil Kepolisian
Tak Hanya Kirim Bantuan, Prajurit Yonif TP 834/MW Temani Warga Melewati Malam Pascagempa
Menhan Sjafrie Temui Keluarga Korban Gempa NTT, Sampaikan Belasungkawa dari Presiden
Bukan Sekadar Mengirim Bantuan, Menhan Sjafrie Ikut Terbang Bersama Logistik untuk Warga NTT
TNI AL Luruskan Isu Latihan dengan China: Tradisi Naval Brotherhood, Bukan Latihan Tempur
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:02 WIB

BMKG Tegaskan Fenomena Kabut Asap di Balikpapan Tidak Mengganggu Penerbangan dan Pelayaran

Kamis, 17 September 2026 - 19:43 WIB

Sejarah Baru! Kapal Induk Pertama Indonesia Akhirnya Tiba di Tanah Air

Jumat, 11 September 2026 - 11:25 WIB

Mobil Dinas Dipakai Transaksi Narkoba, Kadis di Balikpapan Dipanggil Kepolisian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Tak Hanya Kirim Bantuan, Prajurit Yonif TP 834/MW Temani Warga Melewati Malam Pascagempa

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Menhan Sjafrie Temui Keluarga Korban Gempa NTT, Sampaikan Belasungkawa dari Presiden

Berita Terbaru