BALIKPAPAN — Pengerjaan proyek pengendalian banjir di Balikpapan menghadapi tantangan jaringan utilitas di area titik penggalian. Keberadaan pipa jaringan gas rumah tangga di sepanjang jalur drainase memicu perlambatan pengerjaan fisik di lapangan.
Tim teknis pelaksana proyek dilaporkan harus ekstra hati-hati dalam mengoperasikan alat berat saat mengeruk sedimentasi dan melebarkan alur saluran air. Risiko benturan fisik dengan pipa gas yang terkubur membuat aktivitas pengerukan tidak dapat dilakukan secara penuh sebelum pemetaan dan penyesuaian posisi jalur gas tuntas.
Dinas terkait dari Pemerintah Kota Balikpapan terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak pengelola pipa gas bumi guna menyusun langkah teknis penanganan. Opsi pergeseran posisi pipa hingga pemindahan sementara jalur distribusi sedang disiapkan agar keselamatan pekerja dan pasokan gas ke pemukiman tetap terjaga.
Pemerintah Kota Balikpapan optimistis kendala penataan utilitas ini dapat diatasi melalui kolaborasi lintas sektor. Penyesuaian teknis di lapangan diharapkan selesai dalam waktu dekat agar pengerjaan fasilitas penyerap air dapat kembali berjalan maksimal demi mengantisipasi potensi genangan saat musim hujan.











