-----------------------

 

Pemprov Kaltim Terus Memonitoring Pulau Derawan yang Menjadi Destinasi Wisata Bahari

- Writer

Senin, 14 Oktober 2024 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kaltim terus melakukan monitoring, pengawasan dan penjagaan terhadap destinasi wisata bahari. 

Yuliana Nidyasari sebagai Pengelola ekosistem Laut dan Pesisir Ahli Muda Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim yang menyampaikan hal tersebut saat melakukan pengawasan di Pulau Semama perairan daerah zona inti pada 10 Oktober 2024. 

Daerah atau kawasan konservasi pulau kecil wilayah Pesisir Kepulauan Derawan dan perairan sekitarnya yang berlokasi di Kabupaten Berau. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kawasan yang disebutkan adalah destinasi wisata bahari unggulan terutama sudah menjadi  habitat penting untuk penyu, hiu, paus dan terumbu karang. 

ytbschool.com

Yuliana menyatakan bahwa pemantauan dan pengawasan kawasan harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ancaman seperti penangkapan ikan ilegal, pencemaran laut, dan kerusakan habitat yang dapat berdampak pada keseimbangan ekosistem.

Baca Juga :  Rahmad Mas'ud Jajal jadi Murid di SMP 12 Balikpapan dan Terapkan Program Kelas Pintar

“Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) berkomitmen untuk menjaga kawasan konservasi ini, mengingat pentingnya area ini sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati laut di Indonesia,” kata Yuli yang dikutip dari situs resmi Pemprov Kaltim.

Yuliana menjelaskan bahwa kawasan konservasi di Kabupaten Berau memiliki luas 285.000 hektar, yang ditetapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 87 Tahun 2016.

“Dengan adanya pemantauan dan publikasi ini maka kami berharap masyarakat dapat lebih memahami zona-zona yang telah ditentukan sehingga mereka tahu area mana yang diperbolehkan untuk melakukan aktivitas dan mana yang dilarang,” tambahnya.

Baca Juga :  Balikpapan Akan Jadi Tuan Rumah World Walking Day pada Oktober Nanti

Pihaknya juga menjalin kerja sama dengan masyarakat setempat terutama para nelayan dan kelompok peduli lingkungan agar mereka turut berperan dalam menjaga kelestarian kawasan.

ytbschool

Selain itu program-program edukasi dan peningkatan kapasitas terus digalakkan agar masyarakat pesisir semakin menyadari pentingnya perlindungan terhadap lingkungan laut.

“Melalui kegiatan ini, DKP terus mendorong langkah-langkah konservasi yang seimbang antara pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam laut demi masa depan yang berkelanjutan,” tutupnya.

Berita Terkait

Progres Drainase Jalan D.I. Panjaitan Tembus 77,94 Persen, Lampaui Target
Bendali Hulu Sungai Ampal Ditargetkan Rampung Desember 2026, Progres Capai 62 Persen
Pemkot Balikpapan Perluas Gerakan Pangan Murah Balikpapan hingga Kecamatan
3.600 Kasus ISPA Balikpapan Oktober 2026, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
DLH Balikpapan Lakukan Pemangkasan Pohon di Semayang, Cegah Pohon Tumbang Saat Hujan Angin
Disebut Singapuranya Indonesia, Balikpapan Tawarkan Depo Kontainer 11,5 Hektare di Mahakam Investment Forum 2026
ISPA Balikpapan Tertinggi di Kaltim, Akumulasi 91.895 Kasus di Tengah Kepungan Asap
Antrean BBM di Kaltim Belum Terurai, Gubernur Rudy Mas’ud Desak Pertamina Amankan Pasokan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Progres Drainase Jalan D.I. Panjaitan Tembus 77,94 Persen, Lampaui Target

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bendali Hulu Sungai Ampal Ditargetkan Rampung Desember 2026, Progres Capai 62 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pemkot Balikpapan Perluas Gerakan Pangan Murah Balikpapan hingga Kecamatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:27 WIB

3.600 Kasus ISPA Balikpapan Oktober 2026, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DLH Balikpapan Lakukan Pemangkasan Pohon di Semayang, Cegah Pohon Tumbang Saat Hujan Angin

Berita Terbaru