Proyek peninggian badan jalan dan penyelesaian saluran drainase Jalan D.I. Panjaitan di Kota Balikpapan menunjukkan kemajuan menggembirakan. Hingga pekan terakhir Oktober 2026, progres proyek pengendalian banjir itu mencapai 77,94 persen. Capaian tersebut melampaui target rencana, dengan deviasi positif 1,71 persen dari rencana sebesar 76,206 persen.
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan mengerjakan proyek ini sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di kawasan tersebut. Jalan D.I. Panjaitan selama ini menjadi salah satu titik rawan genangan saat hujan deras. Karena itu, warga dan pengguna jalan sangat menanti percepatan pekerjaan drainase di ruas ini.
Progres drainase Jalan D.I. Panjaitan Lampaui Target
Sekretaris DPU Kota Balikpapan, Jen Supriyanto, menyampaikan progres pekerjaan saat ini berada di atas target rencana. Ia menyebut capaian tersebut berdasarkan data pekan lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Progresnya 77,94 persen, dengan deviasi positif 1,71 persen dari rencana sebesar 76,206 persen berdasarkan data pekan lalu,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).
Menurut Jen, capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan pekerjaan berjalan lebih cepat dibandingkan jadwal rencana. Meski demikian, kontraktor masih harus menyelesaikan sejumlah tahapan agar proyek dapat rampung sesuai target. Keunggulan atas jadwal ini memberi ruang bagi pelaksana untuk menuntaskan sisa pekerjaan dengan lebih tenang.
Deviasi positif sebesar 1,71 persen berarti realisasi pekerjaan berada di depan rencana. Selisih itu memang tidak besar, tetapi cukup berarti pada proyek yang memasuki dua bulan terakhir. Setiap persen kemajuan pada tahap akhir biasanya melibatkan pekerjaan penutup yang padat, seperti pengaspalan dan penyelesaian saluran. Karena itu, keunggulan jadwal ini menjadi modal penting menuju target 31 Desember 2026.
Lokasi dan Tahapan Pekerjaan
Pekerjaan drainase ini berjalan mulai 23 Juni 2026 dan menargetkan rampung pada 31 Desember 2026. Lokasinya membentang dari depan Swalayan Maxi di kawasan Sumber Rejo hingga area Kimia Farma dan Kantor Kementerian Agama.
Jen menjelaskan, pembangunan saluran drainase bagian dalam yang mengarah ke kawasan Sumber Rejo sudah rampung. Saat ini, pekerjaan berfokus pada peninggian badan jalan serta pembangunan saluran di sisi kiri dan kanan ruas Jalan D.I. Panjaitan.
“Untuk saluran bagian dalam yang mengarah ke Sumber Rejo sudah selesai. Sekarang masih dilakukan peninggian badan jalan,” jelasnya.
Selain itu, peninggian badan jalan menjadi kunci dalam proyek ini. Badan jalan yang lebih tinggi membuat air hujan tidak mudah menggenang di permukaan jalan. Sementara itu, saluran di kedua sisi jalan memastikan air mengalir lancar menuju saluran pembuangan.
Pengerjaan bertahap di sisi kiri dan kanan jalan juga membantu menjaga akses warga selama proyek berjalan. Kendaraan tetap bisa melintasi jalan itu secara terbatas, sehingga aktivitas warga dan usaha di sekitar lokasi tetap berjalan. Pendekatan ini penting karena kendaraan ramai melintasi Jalan D.I. Panjaitan setiap hari.
Tahap Berikutnya adalah Pengaspalan
Selanjutnya, setelah peninggian badan jalan selesai, tim proyek akan melanjutkan pekerjaan dengan pengaspalan dan penyelesaian saluran drainase di kedua sisi jalan. Tahapan ini menjadi penutup rangkaian pekerjaan fisik sebelum proyek rampung.
Pengaspalan penting agar permukaan jalan kembali mulus dan nyaman untuk kendaraan. Di samping itu, penyelesaian saluran di kedua sisi jalan memastikan sistem drainase berfungsi penuh saat musim hujan. Kombinasi keduanya dapat membuat Jalan D.I. Panjaitan lebih tahan terhadap genangan.
Karena itu, warga dan pengguna jalan perlu tetap bersabar selama sisa pekerjaan berlangsung. Gangguan perjalanan selama masa konstruksi merupakan konsekuensi sementara dari pembangunan infrastruktur. Setelah proyek selesai, warga dapat merasakan manfaatnya dalam jangka panjang.
Dengan progres drainase Jalan D.I. Panjaitan yang sudah melampaui target, peluang proyek rampung tepat waktu pada 31 Desember 2026 semakin terbuka. Pemerintah kota kini tinggal memastikan tahapan akhir, yakni pengaspalan dan penyelesaian saluran, berjalan sesuai jadwal hingga akhir tahun.
Sumber Berita: IniBalikpapan










