BALIKPAPAN, kabarbalikpapan.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memastikan kualitas udara mulai membaik setelah sepekan masuk kategori tidak sehat imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Catatan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sempat menyentuh 170 pada pekan lalu, kini turun ke kategori sedang.
Kepala DLH Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan pemantauan alat Air Quality Monitoring System (AQMS) menunjukkan perbaikan selama dua hari terakhir. Alat tersebut terpasang di dua lokasi dan bertugas selama 24 jam.
"Kami cek dari Minggu 18 Oktober, kualitas udara sudah posisi kategori sedang. Aktivitas masyarakat sudah boleh, tapi masih disarankan tetap memakai masker," kata Sudirman, Senin (19/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
ISPU Stabil di Angka 69-76
Berdasarkan grafik ISPU PM2.5 pada 18 Oktober 2026, nilai ISPU tercatat 69 pada pukul 06.00 Wita. Nilai tersebut naik menjadi 70 pada pukul 07.00 dan 71 pada pukul 08.00, lalu mencapai 73 pada pukul 09.00.
Selanjutnya ISPU relatif stabil hingga siang, kemudian meningkat menjadi 74 pada pukul 13.00 dan mencapai 76 pada pukul 14.00-17.00 Wita. Artinya, kualitas udara berada dalam kategori sedang dengan tren peningkatan menjelang sore hari.
Hujan dan Angin Membantu
Sudirman menjelaskan, membaiknya kualitas udara dipengaruhi cuaca dan angin serta hujan yang mulai turun. Balikpapan bukan lokasi langsung karhutla; asap yang menyelimuti langit berasal dari daerah sekitar dan terbawa angin.
Pemerintah kota menyesuaikan kebijakan sekolah menyusul membaiknya kualitas udara, termasuk pengaturan jam masuk sekolah. Meski begitu, warga tetap diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk meminimalkan paparan kabut asap, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Sumber Berita: Kotaku, DLH Balikpapan, Ibukota Kini










