-----------------------

 

Gempa Murung Pudak: Guncangan 3.0 Magnitudo di Tabalong Tak Terasa Warga, BMKG Tetap Ingatkan Waspada

- Writer

Jumat, 30 Agustus 2024 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa bumi dengan magnitudo 3.0 mengguncang wilayah Murung Pudak, Tabalong, Kalimantan Selatan, pada Kamis (29/8/2024) pukul 12.36 WITA. Meski tidak dirasakan oleh masyarakat setempat, gempa ini mencatatkan aktivitas seismik di seismograf BMKG Balikpapan. Kepala BMKG Balikpapan, Rasmid, mengonfirmasi bahwa gempa tersebut hanya terdeteksi alat seismograf dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Meskipun gempa kali ini tidak berdampak signifikan, masyarakat Kalimantan Selatan diingatkan untuk tetap waspada. Akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Adip Mustofa, mengingatkan potensi gempa lebih besar hingga magnitudo 7 akibat aktivitas patahan meratus. Potensi ini, meski jarang terjadi, perlu diwaspadai mengingat adanya sejarah geologis yang menunjukkan aktivitas tektonik di wilayah ini.

Baca Juga :  Balikpapan Sebagai Mitra IKN Memprioritaskan 6 Isu Strategis Penguatan Kapasitasnya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah Kalimantan Selatan memiliki beberapa patahan, salah satunya adalah Patahan Meratus yang membentang di sekitar Gunung Meratus. Patahan ini terbentuk akibat proses tektonik yang terjadi lebih dari 150 juta tahun lalu. Meskipun saat ini kondisi patahan relatif stabil, pergerakan lempeng samudra di wilayah sekitar bisa memicu aktivitas seismik.

Baca Juga :  Salah Satu Anggota Pingsan Saat Pelantikan DPRD Balikpapan

Masyarakat Kalsel diharapkan tidak panik namun tetap waspada terhadap potensi gempa. BMKG dan pihak akademisi terus mengingatkan pentingnya sosialisasi mengenai mitigasi bencana gempa, terutama di wilayah yang jarang terdampak gempa seperti Kalimantan Selatan.

Berita Terkait

Progres Drainase Jalan D.I. Panjaitan Tembus 77,94 Persen, Lampaui Target
Bendali Hulu Sungai Ampal Ditargetkan Rampung Desember 2026, Progres Capai 62 Persen
Pemkot Balikpapan Perluas Gerakan Pangan Murah Balikpapan hingga Kecamatan
3.600 Kasus ISPA Balikpapan Oktober 2026, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
DLH Balikpapan Lakukan Pemangkasan Pohon di Semayang, Cegah Pohon Tumbang Saat Hujan Angin
Disebut Singapuranya Indonesia, Balikpapan Tawarkan Depo Kontainer 11,5 Hektare di Mahakam Investment Forum 2026
ISPA Balikpapan Tertinggi di Kaltim, Akumulasi 91.895 Kasus di Tengah Kepungan Asap
Antrean BBM di Kaltim Belum Terurai, Gubernur Rudy Mas’ud Desak Pertamina Amankan Pasokan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Progres Drainase Jalan D.I. Panjaitan Tembus 77,94 Persen, Lampaui Target

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bendali Hulu Sungai Ampal Ditargetkan Rampung Desember 2026, Progres Capai 62 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pemkot Balikpapan Perluas Gerakan Pangan Murah Balikpapan hingga Kecamatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:27 WIB

3.600 Kasus ISPA Balikpapan Oktober 2026, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DLH Balikpapan Lakukan Pemangkasan Pohon di Semayang, Cegah Pohon Tumbang Saat Hujan Angin

Berita Terbaru