-----------------------

 

Kampung Siaga Bencana Sebagai Upaya Strategis Atasi Kebakaran di Balikpapan

- Writer

Senin, 26 Agustus 2024 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seiring dengan pertumbuhan permukiman di Balikpapan, Kalimantan Timur, kawasan yang dekat dengan kilang minyak menjadi semakin rentan terhadap bencana kebakaran. Menyadari kondisi ini, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Balikpapan, bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Balikpapan, menginisiasi pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kelurahan Margasari dan Kelurahan Baru Tengah sejak 2021.

“Program ini sudah berjalan sekitar tiga tahun. Kami menyadari salah satu pendekatan yang efektif dalam mengurangi risiko bencana adalah dengan mendorong kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat melalui program Kampung Siaga Bencana,” ungkap Dodi Yapsenang, Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan, dalam keterangan persnya pada Jumat (23/08/2024).

Baca Juga : Data DPS dan TPS Pilkada 2024 Balikpapan: Berapa Banyak Calon Pemilih dan Tempat Pemungutan Suara?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui Kampung Siaga Bencana ini, PT KPI Unit Balikpapan terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya dan risiko kebakaran. Program ini tidak hanya fokus pada edukasi, tetapi juga pada pembentukan jejaring siaga bencana berbasis masyarakat serta memperkuat interaksi sosial di antara anggota komunitas. “Kami berusaha menjamin terlaksananya kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat yang berkesinambungan serta mengoptimalkan potensi dan sumber daya untuk penanggulangan bencana,” tambah Dodi.

Baca Juga :  DPRD Evaluasi Defisit APBD Balikpapan Tembus Rp395 Miliar, Dorong Rasionalisasi Belanja

Kampung Siaga Bencana

Sebagai bagian dari program ini, pelatihan terbaru dilaksanakan pada pertengahan Januari 2024, bertepatan dengan peringatan bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional. Dalam pelatihan ini, PT KPI Unit Balikpapan bekerja sama dengan kelompok binaan Kampung Siaga Bencana Margasari mengadakan pelatihan dan simulasi pemadaman api skala kecil serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Peserta pelatihan juga dibekali materi mengenai High Capacity Fire Equipment (HCFE), pengendalian kebakaran, serta jenis-jenis kebakaran dan cara penggunaan APAR.

“Masyarakat sudah dilatih untuk mengoperasikan nozzle dan menembakkan air secara langsung. Ibu rumah tangga juga turut melakukan praktik dan simulasi hydrant tersebut,” jelas Dodi. Dalam praktik ini, peserta dilatih untuk melakukan pemadaman api skala kecil yang berasal dari kompor atau tabung gas menggunakan kain basah dan APAR. Pertamina juga memberikan bantuan berupa 13 unit APAR untuk mendukung program ini.

Baca Juga :  Paslon 03 Dinilai Minim Visi dan Misi Yaitu Lebih Banyak Serang Paslon Lain dalam Debat Pilkada Balikpapan 2024

Baca Juga : Ternyata IKN Menjadi Penyebab Adanya Lonjakan Pariwisata Balikpapan

Ke depannya, program ini direncanakan untuk mengembangkan pendidikan kebencanaan yang lebih luas, mencakup bencana iklim dan penanggulangan terkait lainnya. “Dalam rencana strategis kedepan, program ini akan mengembangkan pendidikan kebencanaan dan menyebarluaskan keterampilannya penanggulangan terkait bencana mencakup bencana iklim,” lanjut Dodi.

Berkat upaya berkelanjutan sejak 2021 ini, kilang Balikpapan berhasil meraih berbagai penghargaan, termasuk di ajang Nusantara CSR Award 2024 untuk kategori Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan melalui Program Kampung Siaga Bencana.

Dengan adanya Kampung Siaga Bencana, diharapkan masyarakat di sekitar kilang minyak dapat lebih siap dalam menghadapi potensi kebakaran, sekaligus meminimalisir dampak yang mungkin timbul. Program ini membuktikan bahwa kesiapsiagaan masyarakat adalah kunci dalam mengatasi risiko bencana, khususnya di daerah yang rawan seperti Balikpapan.

Berita Terkait

Progres Drainase Jalan D.I. Panjaitan Tembus 77,94 Persen, Lampaui Target
Bendali Hulu Sungai Ampal Ditargetkan Rampung Desember 2026, Progres Capai 62 Persen
Pemkot Balikpapan Perluas Gerakan Pangan Murah Balikpapan hingga Kecamatan
3.600 Kasus ISPA Balikpapan Oktober 2026, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
DLH Balikpapan Lakukan Pemangkasan Pohon di Semayang, Cegah Pohon Tumbang Saat Hujan Angin
Disebut Singapuranya Indonesia, Balikpapan Tawarkan Depo Kontainer 11,5 Hektare di Mahakam Investment Forum 2026
ISPA Balikpapan Tertinggi di Kaltim, Akumulasi 91.895 Kasus di Tengah Kepungan Asap
Antrean BBM di Kaltim Belum Terurai, Gubernur Rudy Mas’ud Desak Pertamina Amankan Pasokan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Progres Drainase Jalan D.I. Panjaitan Tembus 77,94 Persen, Lampaui Target

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bendali Hulu Sungai Ampal Ditargetkan Rampung Desember 2026, Progres Capai 62 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pemkot Balikpapan Perluas Gerakan Pangan Murah Balikpapan hingga Kecamatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:27 WIB

3.600 Kasus ISPA Balikpapan Oktober 2026, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DLH Balikpapan Lakukan Pemangkasan Pohon di Semayang, Cegah Pohon Tumbang Saat Hujan Angin

Berita Terbaru