-----------------------

 

Rahmad Mas’ud Ingin Membangun Balikpapan Jadi Kota Jasa dan Industri

- Writer

Senin, 4 November 2024 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Walikota Balikpapan No Urut 01 yaitu Rahmad Mas’ud datangi Kantor Tribun Kaltim pada 2 November 2024. 

Maksud dari kunjungi ini yaitu untuk hadir dalam diskusi santai dengan tema “Mencatat Janji Calon Walikota” yang diusung Tribun Kaltim. 

Semua program diungkapkan mulai dari mengembangkan Kota Balikpapan untuk periode lima tahun ke depan dalam obrolan tersebut. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmad Mas’ud menyatakan bahwa kerja keras, seni dan pengalaman jadi salah satu faktor yang jadi perhatian dalam memajukan kota. 

Agar bagaimana Balikpapan maju sebagai kota jasa dan industri. 

Kota Balikpapan memiliki letak geografis yang sangat strategis sehingga menjadikannya sebanding dengan Singapura dalam hal potensi. Meskipun kota ini tidak memiliki sumber daya tambang, minyak, atau kebun sawit namun hal tersebut tidak menghalangi peluangnya menjadi kota jasa dan industri. 

Baca Juga :  Jelajahi Kalimantan Timur: Petualangan, Budaya, dan Keindahan Alamnya

“Singapura tidak memiliki tambang tetapi menjadi negara pengekspor tambang. Meskipun tidak memiliki minyak mereka tetap mengekspor minyak. Dan walaupun tidak memiliki sawit  mereka juga mengekspor minyak CPO. Mengapa Balikpapan tidak bisa melakukan hal yang sama?” Jelas Rahmad Mas’ud.

Lebih lanjut Balikpapan diuntungkan oleh kondisi geografis yang mendukung terutama sebagai bagian dari jalur alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) II yang berperan penting dalam perekonomian baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Abrasi Tetap Terjadi di Area Timur Pantai Manggar Segara Sari Balikpapan Kaltim

Rahmad Mas’ud juga menekankan bahwa isu terkait minyak di Kota Minyak bukanlah tanggung jawab pemerintah kota melainkan merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Ia mengakui bahwa masalah antrean BBM disebabkan oleh jumlah outlet penyaluran yang masih terbatas yang berkontribusi pada antrian panjang di SPBU. 

Ini adalah bagian dari komunikasi antara pemerintah dan penyedia. Siapa penyedianya? Pertamina. Oleh karena itu Pertamina harus hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Balikpapan,” tutupnya.

Berita Terkait

Progres Drainase Jalan D.I. Panjaitan Tembus 77,94 Persen, Lampaui Target
Bendali Hulu Sungai Ampal Ditargetkan Rampung Desember 2026, Progres Capai 62 Persen
Pemkot Balikpapan Perluas Gerakan Pangan Murah Balikpapan hingga Kecamatan
3.600 Kasus ISPA Balikpapan Oktober 2026, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
DLH Balikpapan Lakukan Pemangkasan Pohon di Semayang, Cegah Pohon Tumbang Saat Hujan Angin
Disebut Singapuranya Indonesia, Balikpapan Tawarkan Depo Kontainer 11,5 Hektare di Mahakam Investment Forum 2026
ISPA Balikpapan Tertinggi di Kaltim, Akumulasi 91.895 Kasus di Tengah Kepungan Asap
Antrean BBM di Kaltim Belum Terurai, Gubernur Rudy Mas’ud Desak Pertamina Amankan Pasokan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Progres Drainase Jalan D.I. Panjaitan Tembus 77,94 Persen, Lampaui Target

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bendali Hulu Sungai Ampal Ditargetkan Rampung Desember 2026, Progres Capai 62 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pemkot Balikpapan Perluas Gerakan Pangan Murah Balikpapan hingga Kecamatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:27 WIB

3.600 Kasus ISPA Balikpapan Oktober 2026, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DLH Balikpapan Lakukan Pemangkasan Pohon di Semayang, Cegah Pohon Tumbang Saat Hujan Angin

Berita Terbaru